Rabu, 26 November 2014

E-Goverment dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

E-Goverment dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat


E-Government  merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasisi (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisisen.
Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.

Contoh Implementasi Penggunaan e-Government di Indonesia.Sesuai Instruksi Presiden No.3 tahun 2003 tentang “kebijakan dan startegi nasional pengembangan Indonesia” e-Government antara lain berisikan panduan yang sudah disosialisasikan, seperti :
1. Panduan pembangunan infrastruktur portal pemerintah
2. Panduan manajemen sistem dokumen elektronik
3. Panduan penyusunan rencana induk pengembangan lembaga
4. Panduan penyelenggaraan situs web pemerintah daerah
5. Panduan tentang pendidikan dan pelatihan SDM.

Berdasarkan empat tipe relasi e-government, antara lain:
A. Government to Citizens (G2C)
Tipe G2C ini merupakan aplikasi e-Government yang paling umum, yaitu dimana pemerintah membangun dan menerapkan berbagai portofolio teknologi informasi dengan tujuan utama untuk memperbaiki hubungan interaksi dengan masyarakat (rakyat). Dengan kata lain, tujuan utama dari dibangunnya aplikasi e-Government bertipe G-to-C adalah untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya melalui kanal-kanal akses yang beragam agar masyarakat dapat dengan mudah menjangkau pemerintahn
Contoh:
Departemen Agama membuka situs pendaftaran bagi mereka yang berniat untuk melangsungkan ibadah haji di tahun-tahun tertentu sehingga pemerintah dapat mempersiapkan kuota haji dan bentuk pelayanan perjalanan yang sesuai.
Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Jaminan sosial, Dokumen pribadi (Kelahiran dan Akte perkawinan, Aplikasi Paspor, Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi,
Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.

Keuntungan  E-Goverment bagi rakyat
1.  Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi ] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3. Pemberdayaan msyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4.  Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh, koordinasi     pemerintahan dapat dilakukan melaluji e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7.  Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang   dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8.  Selain tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
9.  Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10.  Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
Kerugian  E-Goverment bagi rakyat
1.  Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
2.     Kurangnya interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena e- government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
3. Kelemahan utama tentang e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang dapat mempengaruhi dan bias opini publik.
4.  Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan
5.  Belum mapannya strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan e-government
6.  Inisiatif merupakan upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian
7.  Kesenjangan kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet

E-Government ini membawa banyak manfaat, antara lain : (Rahardjo, 2001)
  1. Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
  2. Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak.
  3. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
  4. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui email atau bahkan video conferencing. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam,

B. Government to Business (G2B)
Salah satu tugas utama dari sebuah pemerintahan adalah membentuk sebuah lingkungan bisnis yang kondusif agar roda perekenomian sebuah negara dapat berjalan sebagaimana mestinya
C. Government to Governments (G2G)
D. Government to Employees (G2E)
Aplikasi e-Government juga diperuntukkan untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para pegawai negeri atau karyawan pemerintahan yang bekerja di sejumlah institusi sebagai pelayan masyarakat.

Sember :
 http://risdahidayanti20.wordpress.com/2013/03/21/pengertian-e-goverment-manfaat-dan-contoh-e-government-yang-ada-di-indonesia/
http://www.academia.edu/6530730/TANTANGAN_DAN_HAMBATAN_DALAM_IMPLEMENTASI_E-GOVERNMENT_DI_INDONESIA
http://hasanahtun.blog.fisip-untirta.ac.id/2013/03/29/kelebihan-dan-kekurangan-e-government/

Minggu, 02 November 2014

TUGAS AKHIR E-BUSINESS SEBELUM UTS


Perusahaan Parutan Kelapa Ibu Ida “PaLaBI”

Pada Tugas akhir E-Businees saya melakukan survey dan mengidentifikasi Perusahaan “PaLaBI” merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa yaitu menawarkan jasa parutan kelapa. Usaha ini dilakukan oleh Ibu Ida pemilik usaha beserta suaminya Bapak Yanto. Perusahaan Parutan Kelapa Ibu Ida ini sudah memiliki banyak pelanggan, dan harga yang ditawarkan juga cukup murah yaitu Rp 2.500 untuk satu buah kelapa kecil yang sudah diparut dan untuk yang besar dihargai Rp 3.000. Kualitas dari buah kelapanya pun juga tidak diragukan lagi, karena pemilik usaha ini benar-benar menyeleksi bahan baku untuk usahanya dengan sebaik menugkin agar tidak mengecewakan pelanggan.
Namun, Perusahaan dalam hal ini manajemen promosinya masih sangat sederhana yaitu hanya melalui telephon, handphone atau penyebaran dari mulut ke mulut, perusahaan ini ingin lebih dikenal dimasyarakat sehingga ingin sekali melakukan perluasan pasar dengan cara online yang terbilang masih sangat asing untuk pelaku usaha ini, untuk merancang sebuah konsep pembangunan di bidang online maka diperlukan :
a.       Hardware yang diperlukan:
1.      Laptop 1 buah dengan harga sekitar Rp 4.000.000,00
2.      Mouse 1 buah dengan harga sekitar Rp 150.000,00
3.      Printer 1 buah dengan harga sekitar Rp 500.000,00
4.      Modem 1 buah yang nantinya digunakan untuk mengkoneksikan ke internet dengan harga sekitar Rp 450.000,00
5.      Kamera Digital yang dapat digunakan untuk mengambil gambar dari usahanya dan kemudian di posting ke web usaha ini  dengan harga sekitar Rp 1.050.000,00
b.      Komponen Biaya Pembuatan Website
1.      Pembelian nama domain & server hosting
Nama domain: Setiap website memerlukan nama domain atau bisa disebut sebagai nama / label / alamat website seperti google.com, wikipedia.org, indonesia.co.id dan lain sebagainya. Harga nama domain ditentukan oleh jenis domain / akhiran nama domain: .com, .net, .org, co.id, web.id dll. Harga untuk pembelian dan perpanjangan nama domain berkisar antar Rp 50.000 s/d lebih dariRp 400.000 per tahun umtuk domain unik dari luar negeri.
Hosting dan Server: Untuk meng-online-kan website diperlukan komputer hostinguntuk menyimpan file data website dan komputer server untuk melayani pengunjung setiap saat, kapan saja dan darimanapun .
Untuk keperluan profesional dan bisnis sekala kecil dan menengah bisa dimulai dengan server hosting dengan spesifikasi dan layanan khusus profesional dan bisnis yang harganya berkisar dari Rp 400.000 per tahun. Hosting dan server sangat fleksibel, bisa diupgrade atau downgrade sesuai keadaan.
2.      Analisis & riset kebutuhan
Besar biaya konsultasi, riset dan analisis sangat bervariasi, tergantung kemampuan dan keahlian dari yang bersangkutan. Semakin kompleks kebutuhan website, tentu semakin banyak pemikiran, waktu dan tenaga yang diperlukan untuk mempelajari dan memahaminya. Untuk melakukan riset dan analisa, ada yang memberikan gratis atau sudah termasuk dalam paket, atau minimal dibutuhkan biaya sebesar Rp 100.000 per pertemuan.
3.      Desain layout & tampilan halaman
Desain website sangat dipengaruhi oleh tingkat kesulitan dan estimasi waktu yang dibutuhkan oleh desainer website. Biaya desain umumnya dihitung berdasarkan jumlah layout dan desain unik. Biaya untuk mendesain sebuah halaman standard, tanpa desain grafis khusus, dimulai dari Rp 500.000 per desain.
4.      Pembuatan & implementasi CMS/back office
Engine, platform, CMS (Content Management System) atau sistem pengelola konten berguna untuk mempermudah pemilik atau administrator website untuk menambahkan, merubah atau menghapus isi website.
Membuat website menggunakan CMS yang sudah ada sangat disarankan. Selain faktor biaya, kematangan dan kualitas aplikasi juga lebih teruji karena sudah digunakan sebelumnya. Untuk mengimplementasikan CMS dibutuhkan biaya minimal sebesar Rp 1.000.000.
5.      Pembuatan & upload konten
Untuk penulisan / pembuatan konten besar biaya yang diperlukan adalah mulai dari Rp 100.000 per halaman.
6.      Pemeliharaan (upgrade CMS, pengawasan)
Untuk pemeliharaan standard yang dilakukan secara online/remote dibutuhkan biaya sebesar Rp 1.500.000 per bulan.

Dengan adanya pemasaran melalui online ini tentu pasar dari usaha ini pun menjadi semakin lebih luas dan lebih dikenal oleh masyarakat, masyarakat pun dapat dengan mudah membuka link dari usaha ini.
      Demikian konsep pembangunan usaha dalam hal promosi utamanya di bidang online  yang dapat saya terapkan dalam usaha parutan kelapa Ibu Ida ini, sehingga beliau dapat dengan mudah melakukan promosi dengan websitenya untuk meningkatkan pemasaran. Dan yang terpenting usaha ini mampu memanfaatkan teknologi yang ada.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang usaha ini dapat dibuka melalui http://idakelapa.blogspot.com/