Perusahaan Parutan Kelapa Ibu Ida “PaLaBI”
Pada Tugas akhir E-Businees saya melakukan survey dan
mengidentifikasi Perusahaan “PaLaBI” merupakan suatu
perusahaan yang bergerak di bidang jasa yaitu menawarkan jasa parutan kelapa. Usaha ini dilakukan oleh Ibu Ida pemilik usaha
beserta suaminya Bapak Yanto. Perusahaan Parutan
Kelapa Ibu Ida ini sudah memiliki banyak pelanggan, dan harga yang ditawarkan juga
cukup murah yaitu Rp 2.500 untuk satu buah kelapa kecil yang sudah diparut dan
untuk yang besar dihargai Rp 3.000. Kualitas dari buah kelapanya pun juga tidak
diragukan lagi, karena pemilik usaha ini benar-benar menyeleksi bahan baku
untuk usahanya dengan sebaik menugkin agar tidak mengecewakan pelanggan.
Namun, Perusahaan dalam hal ini manajemen
promosinya masih sangat sederhana yaitu hanya melalui telephon, handphone atau
penyebaran dari mulut ke mulut, perusahaan ini ingin
lebih dikenal dimasyarakat sehingga ingin
sekali melakukan perluasan pasar dengan cara
online yang terbilang masih sangat asing untuk pelaku usaha
ini, untuk merancang sebuah konsep pembangunan di
bidang online maka diperlukan :
a.
Hardware yang diperlukan:
1. Laptop
1 buah dengan harga sekitar Rp
4.000.000,00
2. Mouse
1 buah dengan harga sekitar Rp
150.000,00
3. Printer
1 buah dengan harga sekitar Rp
500.000,00
4. Modem 1 buah yang nantinya digunakan untuk mengkoneksikan
ke internet dengan harga sekitar Rp 450.000,00
5. Kamera Digital yang dapat digunakan untuk mengambil
gambar dari usahanya dan kemudian di posting ke web usaha ini dengan harga sekitar Rp 1.050.000,00
b.
Komponen Biaya
Pembuatan Website
1. Pembelian
nama domain & server hosting
Nama domain: Setiap website memerlukan
nama domain atau bisa disebut sebagai nama / label / alamat website seperti
google.com, wikipedia.org, indonesia.co.id dan lain sebagainya. Harga nama
domain ditentukan oleh jenis domain / akhiran nama domain: .com, .net, .org,
co.id, web.id dll. Harga untuk pembelian dan perpanjangan nama domain berkisar
antar Rp 50.000 s/d
lebih dariRp 400.000 per
tahun umtuk domain unik dari luar negeri.
Hosting dan Server: Untuk
meng-online-kan website diperlukan komputer hostinguntuk menyimpan file data
website dan komputer server untuk melayani pengunjung setiap saat, kapan saja
dan darimanapun .
Untuk keperluan profesional dan
bisnis sekala kecil dan menengah bisa dimulai dengan server hosting dengan
spesifikasi dan layanan khusus profesional dan bisnis yang harganya berkisar
dari Rp 400.000 per
tahun. Hosting dan server sangat fleksibel, bisa diupgrade atau downgrade
sesuai keadaan.
2. Analisis
& riset kebutuhan
Besar biaya konsultasi, riset dan
analisis sangat bervariasi, tergantung kemampuan dan keahlian dari yang
bersangkutan. Semakin kompleks kebutuhan website, tentu semakin banyak
pemikiran, waktu dan tenaga yang diperlukan untuk mempelajari dan memahaminya.
Untuk melakukan riset dan analisa, ada yang memberikan gratis atau sudah
termasuk dalam paket, atau minimal dibutuhkan biaya sebesar Rp 100.000 per pertemuan.
3. Desain
layout & tampilan halaman
Desain website sangat dipengaruhi
oleh tingkat kesulitan dan estimasi waktu yang dibutuhkan oleh desainer
website. Biaya desain umumnya dihitung berdasarkan jumlah layout dan desain
unik. Biaya untuk mendesain sebuah halaman standard, tanpa desain grafis khusus,
dimulai dari Rp 500.000 per
desain.
4. Pembuatan
& implementasi CMS/back office
Engine, platform, CMS (Content
Management System) atau sistem pengelola konten berguna untuk mempermudah
pemilik atau administrator website untuk menambahkan, merubah atau menghapus
isi website.
Membuat website menggunakan CMS
yang sudah ada sangat disarankan. Selain faktor biaya, kematangan dan kualitas
aplikasi juga lebih teruji karena sudah digunakan sebelumnya. Untuk
mengimplementasikan CMS dibutuhkan biaya minimal sebesar Rp 1.000.000.
5. Pembuatan
& upload konten
Untuk penulisan
/ pembuatan konten besar biaya yang diperlukan adalah mulai dari Rp 100.000 per halaman.
6. Pemeliharaan
(upgrade CMS, pengawasan)
Untuk pemeliharaan standard yang
dilakukan secara online/remote dibutuhkan biaya sebesar Rp 1.500.000 per bulan.
Dengan
adanya pemasaran melalui online ini tentu pasar dari usaha ini pun menjadi
semakin lebih luas dan lebih dikenal oleh masyarakat, masyarakat pun dapat dengan
mudah membuka link dari usaha ini.
Demikian konsep pembangunan usaha dalam
hal promosi utamanya di bidang online yang dapat saya terapkan dalam usaha parutan
kelapa Ibu Ida ini, sehingga beliau dapat dengan mudah melakukan promosi dengan
websitenya untuk meningkatkan pemasaran. Dan yang terpenting usaha ini mampu
memanfaatkan teknologi yang ada.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang
usaha ini dapat dibuka melalui http://idakelapa.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar