adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa.
Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum.
Pertumbuhan Pasar B2C
Pada awal pertumbuhannya, perusahaan-perusahaan retailer yang telah ada (seperti departement store) belum memainkan peranan penting dalam pasar B2C. Website yang dibangun pada umumnya hanya berfungsi sebagai media publikasi dan tidak interaktif. Tujuan utamanya adalah untuk menarik perhatian pengunjung melalui website agar mendatangi toko di dunia nyata (physical store).
Sepanjang tahun 2001, diperkirakan terdapat sekitar 75 juta pengguna internet yang berpartisipasi dalam transaksi-transaksi di toko online (emarketer.com, Juli 2001). Menurut laporan eMarketer (Mei 2001), pendapatan dunia dari B2C pada tahun 2000 berkisar antara 53 hingga 238 miliar dolar dan meningkat pesat pada tahun 2004 menjadi antara 428 hingga 2134 miliar dolar. Saat ini pun, pasar B2C semakin berkembang. Perusahaan retailer banyak yang mengkombinasikan physical retail stores mereka dengan website (online presence).
Kesuksesan dari B2C pada dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik
PELAYANAN – PELAYANAN B2C
Layanan–layanan yang diberikan oleh B2C antara lain:(a) Memuat contoh produk yang dijual beserta informasi– informasinya.(b) Transaksi pemesanan barang.(c) Transaksi pembayaran barang.(d) Transaksi pengiriman barang(e) Memuat berita – berita terbaru tentang berbagai produk.(f) Menginformasikan lokasi penjualan dan layanan.(g) Memberikan layanan service secara lengkap.Secara garis besar type-type pelayanan B2C terbagi 3 yaitu: Auction Stores, Online Stores, OnlineServices.Auction storesDimana layanan ini sebagai tempat untuk memberikan pelayanan dalam bidang perdagangan. Misalnyauntuk: mengiklankan produk perusahaan, cara pembayaran dsb. Sehingga dapat kita ketahui jikamenggunakan pelayanan ini kita dapat memaksimalkan keuntungan yang ingin kita capai karena penawaran yang sangat banyak dari berbagai negara. Contohnya www.ebay.com.Online StoresLayanan ini merupakan tempat untuk menjual/membeli barang secara digital dengan memilih,memesan barang dengan menggunakan internet tanpa harus bertatap muka secara langsung denganpenjual maupun barang yang ingin dibeli. Contoh: www.amazon.com.Online services Layanan ini merupakan tempat untuk meminta informasi atau servis lain dari perusahaan dengan cepatdan mudah atau dapat melakukan proses jual beli jasa, misalnya saja tiket perjalanan, jasa servis danlain-lain. Contoh: www.travelocity.com
Terdapat Beberapa perusahaan yang melayani
B2C antara lain
- Amazon (www.amazon.com)
- Cisco (www.cisco.com)
Contoh tampilan B2C (www.Blackberry.com) Sebagai Berikut:
Tantangan
Utama dalam Business to Costumer (B2C)
·
Membangun
privasi dan kepercayaan pada konsumen
·
Menciptakan
ketergantungan dan loyalitas
·
Kelengkapan,
keragaman dan ketersediaan barang dan jasa.
Beberapa kelebihan dari B2C adalah sebagai berikut :
- Konsumen dapat mempelajari produk yang ditawarkan yang telah dipublikasi pada media internet
- Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment
- Meminta agar barang yang dipesan, dapat dikirimkan pada pihak yang terkait (delivery) yang tentunya dengan biaya yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.
- Harga yang diajukan masih bisa dinegosiasikan serta dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dikarenakan kita cukup mengakses suatu website tertentu.
- Media pembayaran yang digunakan berupa kartu kredit.
Kelemahan
·
Produk
yang kita order tidak dapat kita lihat secara langsung dan kita teliti
(periksa) lebih lanjut.
·
Produk
yang kita lihat di website, terkadang tidak sesuai seperti aslinya. Maksudnya
ada perbedaan bentuk, warna, ukuran dan lain sebagainya.
Klasifikasi Business to Costumer
Secara umum, tipe Business
to Costumer (B2C) terbagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu:
- Auction Store
Tempat
untuk memberikan pelayanan dalam bidang perdagangan. Misalnya untuk pengiklanan
produk perusahaan, cara pembayaran dan sebagainya. Contoh: www.ebay.com
Tempat
untuk menjual atau membeli secara digital dengan memilih, memesan barang lewat
internet tanpa harus bertatap muka dengan penjual secara langsung maupun barang
yang ingin dibeli. Contoh: www.Amazon.com
- Online Service
Tempat
untuk meminta informasi dan service lain dari perusahaan dengan cepat dan mudah
atau dapat melakukan proses jual beli, misalnya jasa tiket perjalanan, jasa
service dan lain-lain. Contoh: www.wotif.com , www.airasia.com , www.bliztmegaplex.com
- Other Service
Manfaat
B2C terhadap travel and tourism yaitu :
- Mempermudah dalam memberikan informasi antara pemilik travel dan calon costumer mengenai semua hal yang berhubungan dengan travel ( seperti harga tiket, harga hotel,dll)
- Memberikan akses yang mudah kepada calon wisatawan tentang informasi daerah wisata yang akan mereka kunjungi.
- Membantu pemilik travel untuk mengembangkan bisnisnya karena pemilik travel bisa mendesign tampilan web yang menarik dan berkualitas sehingga mampu menarik konsumen lebih banyak
- Memberikan gambaran singkat tentang lokasi dan pemandangan yang berada di tempat tujuan objek wisata.
Beberapa Karakteristik B2C sebagai berikut:
- Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
- Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis web.
- Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
- Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar