Strategi dan Implementasi E-Business dan Presentasi contoh Implementasi E-Business
Strategi bisnis adalah Penetapan sasaran dan tujuan jangka panjang
sebuah perusahaan, dan arah tindakan serta alokasi sumber daya yang
diperlukan untuk mencapai sasaran dan tujuan tersebut.
Strategi
bisnis merupakan cara-cara yang digunakan perusahaan untuk mendapatkan
keunggulan persaingan di dalam bisnis nya. Strategi bisnis dapat
mencakup ekspansi geografis, diversifikasi, akuisisi, pengembangan
produk, penetrasi pasar, pengurangan bisnis, likuidasi, dan joint
venture.
Dalam Strategi bisnis terdapat pula beberapa tingkatan, tingkatan strategi bisnis tersebut adalah
- Tingkat Korporasi; strategi perusahaan yang memiliki saham (ownership) beberapa perusahaan lain.Ciri –
cirinya :
- Berorientasi pada nilai
- Unsur fleksibilitas sangat tinggi
- Jangka waktu lebih panjang
- Perioritas pada pertumbuhan perusahaan
- Konseptual
- Tersentralisasi
- Tingkat
Bisnis Multi Divisi; merupakan strategi yang terjadi pada tingkat divisi
atau unit bisnis dan merupakan strategi yang menekankan pada perbaikan
posisi bersaing produk atau jasa pada spesifik industri atau segmen
pasar tertentu.Ciri –
cirinya :
- Resiko rendah
- Keuntungan rendah
- Setiap keputusan ada mediasi antara level korporasi dan fungsional
- Biaya rendah
- Membuat keputusan dan memberi pandangan antara lain tentang saluran distribusi, lokasi pasar, wilayah pabrik dan segmentasi pasar
- Tingkat
Fungsional; optimalisasi produktivitas sumber daya dalam memberikannilai
(value) terbaik untuk kebutuhan pelanggan(customers).Ciri –
cirnya :
- Jangka waktu pendek, kurang dari 1 tahun
- Beresiko rendah
- Keputusan diterapkan pada aktivitas yang sedang berjalan
- Keputusan melibatkan masalah operasional dan berorientasi pada aktivitas
- Tingkat Operasional; merupakan strategi yang menjalankan implementasi dari operasional-operasional perusahaanCiri – cirnya :
- Jangka waktu pendek, kurang dari 1 tahun
- Beresiko rendah
- Keputusan diterapkan pada aktivitas yang sedang berjalan
- Keputusan melibatkan masalah operasional dan berorientasi pada aktivitas
Untuk menyusun strategi bisnis, tentunya ada beberapa tahapan, tahap-tahapan strategi bisnis sebagai berikut :A. Pengamatan LingkunganAnalisis Eksternal- Lingkungan eksternal : terdiri dari variabel-variabel (kesempatan dan ancaman) yang berada di luar organisasi dan tidak secara khusus ada dalam pengendalian jangka pendek dari manajemen puncak
- Lingkungan Kerja : terdiri dari elemen-elemen atau atau kelompok yang secara langsung berpengaruh atau dipengaruhi oleh operasi-operasi utama organisasi
- Lingkungan Sosial : Terdiri dari kekuatan umum-kekuatan itu tidak berhubungan langsung dengan aktivitas-aktivitas jangka pendek organisasi tetapi dapat dan sering mempengaruhi keputusan-keputusan jangka panjang .
Analisis Internal- Struktur, adalah cara bagaimana perusahaan diorganisasikan yang berkenaan dengan komunikasi, wewenang, dan arus kerja
- Budaya, adalah pola keyakinan, pengharapan, dan nilai-nilai yang dibagikan oleh anggota organisasi
- Sumber, daya adalah asset yang merupakan bahan baku bagi produksi barang dan jasa organisasi
B. Perumusan Strategiadalah pengembangan rencana jangka panjang untuk menejemen efektif dari kesempatan dan ancaman lingkungan, dilihat dari kelemahan perusahaanC. Implementasi Strategiadalah prises dimana manajemen mewujudkan strategi dan kebijakannya dalam tindakan memalui pengembangan program, anggaran, dan prosedurD. Evaluasi dan Pengendalianadalah proses yang melaluinya aktivitas-aktivitas perusahaan dan hasil kinerja dimonitor dan kinerja sesungguhnya dibandingkan dengan kinerja yang diinginkanStrategi e-business tentunya dipengaruhi oleh strategi bisnis itu sendiri. Namun dalam e-business strategi-strategi bisnis tersebut dapat dikembangkan dengan adanya penggunaan IT.Beberapa yang perlu dipertimbangkan dalam pembentukan strategi e-business :
a) Penyusunan rencana pengembangan.Dalam perancangan suatu e-business dibutuhkan susunan – susunan rencana yang digunakan selama mengembangkan sistem yang akan digunakan.b) Pembangunan secara bertahap/dinamis.Implementasi e-business dalam suatu usaha yang sebelumnya belum menerapkan e-business harus dilakukan secara bertahap dan tidak langsung. Ada yang beriringan berjalan dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Selain itu butuh evaluasi terus – menerus dalam penerapan e-business yang dikarenakan perkembangan teknologi yang berjalan sangat cepat.c) Perlu menetapkan prioritas implementasi.Seperti yang dijelaskan sebelumnya, implementasi e-business ada yang beriringan berjalan dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Dalam hal implementasi perlu memperhatikan prioritas, cara implementasi yang mana yang sangat dibutuhkan perusahaan.d) Pemilihan teknologi yang tepat.Tidak semua perusahaan membutuhkan ERP, CRM dan lain sebagainya. Maka dari itu sekali lagi yang perlu ditekankan adalah kebutuhan dari perusahaan menurut tingkat urgensinya. Penggunaan teknologi sebaiknya berdasarkan hal – hal yang menjadi kebutuhan paling mendesak dalam hal menunjang kinerja perusahaan dalam pencapaian tujuan.e) Penyiapan sumber daya.Diperlukan banyak sumber daya yang diperlukan dalam penerapan e-business antara lain sumber daya teknologi dan manusia. Dalam hal sumber daya teknologi, perusahaan ada baiknya memperhatikan hal – hal yang menunjang bekerjanya sistem e-business tersebut seperti contohnya penggunaan hardware tertentu, penggunaan jasa web hosting, kerjasama dengan institusi penyedia jasa internet dan lain sebagainya. Sedangkan dalam hal sumber daya manusia perusahaan perlu melatih para pegawainya yang nantinya akan bekerja menggunakan sistem e-business. Namun ada baiknya dilakukan perundingan dengan pegawai – pegawai senior untuk melakukan musyawarah apakah sistem layak diterapkan atau tidak.f) Pengembangan diserahkan pihak ketiga.Tidak sepenuhnya dalam penerapan e-business dalam pengembangannya ditangani oleh pihak perusahaan sendiri. Diperlukan third party dalam pengembangannya sehingga perusahaan dapat tetap fokus dalam kegiatannya mencapai tujuan.Strategi e-business dan strategi bisnis memiliki keterkaitan yaitu strategi e-business merupakan implementasi strategi bisnis yang dalam proses bisnisnya lebih mengutamakan penggunaan IT.
- Cost leadership strategy : memposisikan biaya produk dan jasa yang lebih rendah namun kualitas standar tetap dipertahankan dalam industri tersebut. Upaya penghematan dan penekanan biaya di berbagai sektor menjadi pilihan yang tidak dapat ditawar lagi guna menentukan harga terbaik untuk konsumen.
Dalam strategi e-bussiness Penggunaan IT sangat bermanfaat untuk mengurangi biaya dari proses bisnis.- Differentiation strategy : menjadi unik dalam industri ,seperti penyediaan produk-produk yang unik dengan tetap menjaga kualitas yang tinggi dengan harga kompetitif.
Dalam srtategi e-business IT digunakan untuk mengurangi keunggulan dari pesaing dan dapat memantau harga produk kita tetap kompetiif dengan harga produk pesaing bisnis- Innovation strategy : membangun atau membuat produk dan layanan dengan karakteristik baru dan mengembangkan jaringan penjualan.
- Growth strategy :peningkatan pangsa pasar
Dalam staregi e-business IT dapat digunakan untuk mengelola ekspansi bisnis regional dan global.- Alliance strategy : membangun kerjasama dengan rekan bisnis dan melakuka sinergi dari kompetisi bisnis yang ditekuni oleh masing-masing.
Dalam strategi e-business IT dapat digunakan untuk memperluas dan mendukung strategi relasi bisnis.- Customer oriented strategy : sebuah upaya yang dilakukan untuk membuat konsumen nyaman dan senang.
Dalam strategi e-business IT sangat bermanfaat dalam penerepan strategi ini semisal dengan membentuk layanan konsumen melalui situs resmi atau pun e-mail.- Internal efficiency strategy : peningkatan cara atau metode untuk menciptakan kepuasan karyawan,peningkatan kualitas,produktivitas dan pengambilan keputusan
Implementasi E-Business
E-Business merupakan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan
bisnis yang dijalankan pada internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk
meningkatkan produktivitas dan keutungan dari suatu bisnis. E-Business sendiri
mempunyai pengertian sebagai suatu praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses
bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku,
manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui
penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah
terkomputerisasi. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini dilakukan
oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan
mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan, baik berupa
keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, serta peningkatan
produktivitas dan profit.
Contoh:
1. Indonesia Air Asia (www.airasia.com)
Melalui airasia.com, maka customer hanya perlu mengakses situs tersebut
untuk melakukan reservasi tiket pesawat, bahkan lebih jauh lagi mereka
dapat melakukan reservasi hotel dan berbagai paket menarik yang
ditawarkan oleh Air Asia. Menurut saya, e-business terbaik di Indonesia
saat ini adalah e-business yang dimiliki oleh perusahhan penerbangan
Indonesia Air Asia, yaituwww.airasia.com.
Penerapan e-business Pada AirAsia
Penggunaan internet sebagai bisnis model inti dalam perusahaan juga biasa dikenal dengan e-business. Melalui AirAsia.com, maka customer hanya perlu mengakses situs dari AirAsia.com untuk melakukan reservasi tiket pesawat, bahkan lebih jauh lagi, mereka dapat melakukan reservasi untuk hotel dan berbagai paket menarik yang ditawarkan oleh AirAsia.com. Dengan sistem e-Business tersebut, AirAsia dapat melakukan efisiensi biaya seperti komisi untuk travel agent, dan juga AirAsia tidak perlu membuat sistem Human Resource sebanyak pada perusahaan penerbangan lainnya. E-Business yang diterapkan AirAsia termasuk dalam aplikasi B2C (Business to Consumer) dimana aplikasi ini ditujukan agar consumer dapat langsung berhubungan dengan pihak perusahaan tanpa harus melalui perantara (travel agent) seperti sistem reservasi konvensional. Penerapan e-Business pada AirAsia memberikan berbagai keuntungan baik untuk pihak perusahaan maupun bagi pihak customer.
Sistem yang digunakan sebagai POS (Point Of Sales) disebut dengan Global Distribution System (GDS). GDS memiliki interface yang berupa GUI (Graphical User Interface) yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Saat pelanggan berinteraksi dengan sistem malalui GUI, maka sistem tersebut secara real-time akan melakukan proses-proses back-office diantaranya melakukan validasi, otorisasi dan konfirmasi yang akhirnya akan memberikan pelanggan suatu bukti penjualan tiket sehingga bukti penjualan ini yang akhirnya akan digunakan sebagai tiket pesawat.
Keberhasilan AirAsia yang dapat mempertahankan kualitas maskapainya dengan penggunaan e-Business sebagai core business model merupakan salah satu bukti bahwa teknologi dapat memberikan competitive advantagedalam persaingan bisnis. Namun pengggunaan teknologi juga harus didukung dengan infrastruktur dan sistem yang memadai sehingga akan memberikan hasil yang optimal bagi profitabilitas perusahaan.
Penggunaan internet sebagai bisnis model inti dalam perusahaan juga biasa dikenal dengan e-business. Melalui AirAsia.com, maka customer hanya perlu mengakses situs dari AirAsia.com untuk melakukan reservasi tiket pesawat, bahkan lebih jauh lagi, mereka dapat melakukan reservasi untuk hotel dan berbagai paket menarik yang ditawarkan oleh AirAsia.com. Dengan sistem e-Business tersebut, AirAsia dapat melakukan efisiensi biaya seperti komisi untuk travel agent, dan juga AirAsia tidak perlu membuat sistem Human Resource sebanyak pada perusahaan penerbangan lainnya. E-Business yang diterapkan AirAsia termasuk dalam aplikasi B2C (Business to Consumer) dimana aplikasi ini ditujukan agar consumer dapat langsung berhubungan dengan pihak perusahaan tanpa harus melalui perantara (travel agent) seperti sistem reservasi konvensional. Penerapan e-Business pada AirAsia memberikan berbagai keuntungan baik untuk pihak perusahaan maupun bagi pihak customer.
Sistem yang digunakan sebagai POS (Point Of Sales) disebut dengan Global Distribution System (GDS). GDS memiliki interface yang berupa GUI (Graphical User Interface) yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Saat pelanggan berinteraksi dengan sistem malalui GUI, maka sistem tersebut secara real-time akan melakukan proses-proses back-office diantaranya melakukan validasi, otorisasi dan konfirmasi yang akhirnya akan memberikan pelanggan suatu bukti penjualan tiket sehingga bukti penjualan ini yang akhirnya akan digunakan sebagai tiket pesawat.
Keberhasilan AirAsia yang dapat mempertahankan kualitas maskapainya dengan penggunaan e-Business sebagai core business model merupakan salah satu bukti bahwa teknologi dapat memberikan competitive advantagedalam persaingan bisnis. Namun pengggunaan teknologi juga harus didukung dengan infrastruktur dan sistem yang memadai sehingga akan memberikan hasil yang optimal bagi profitabilitas perusahaan.
Kesimpulan penggunaan e-business pada Air Asia :
1) Dengan sistem e-business, Air Asia dapat melakukan efisiensi biaya seperti komisi untuk travel agent.
2) Dengan e-business, Air Asia tidak perlu membuat sistem Human Resource sebanyak pada perusahaan penerbangan lainnya.
3) E-business yang diterapkan Air Asia termasuk dalam Business to
Consumer dimana aplikasi ini ditujukan agar konsumer dapat langsung
berhubungan dengan pihak perusahaan tanpa harus melalui perantara
seperti sistem reservasi konvensional.
4) Penerapan e-business pada Air Asia memberikan keuntungan baik untuk pihak perusahaan maupun bagi pihak customer.
5) Sistem yang digunakan sebagai Point of Sales disebut dengan Global
Distribution System (GDS) dimana GDS ini memiliki interface yang berupa
Graphical User Intrface (GUI) yang berhadapan langsung dengan pelanggan.
Saat pelanggan berinteraksi dengan sistem melalui GUI, maka sistem
tersebut secara real-time akan melakukan proses-proses back office
diantaranya melakukan validasi, otorisasi, dan konfirmasi yang akhirnya
akan memberikan pelanggan suatu bukti penjualan tiket dan bukti
tersebutlah yang digunakan sebagai tiket pesawat.
2. Kaskus
Kaskus yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk, bermula dari sekedar
hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini.
Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 900 ribu orang, dengan jumlah page
view melebihi 15.000.000 setiap harinya. Hingga bulan September 2011,
Kaskus sudah mempunyai lebih dari 416 juta posting. Kaskus.us
menyediakan berbagai artikel unik dan menarik. Kaskus juga adalah sebuah
situs berbasis bulletin board service atau forum yang menjadi no 1
Indonesia community. Kaskus juga termasuk forum jual beli. Forum jual
beli tersebut diberlakukan system e-commerce karena transaksi
elektronik. Untuk memudahkan kaskus memberikan transaksi online yang
mudah yang dinamakan kaskus e-pay. Dalam hal jual beli kaskus telah
berkontribusi besar bagi dunia e-business di Indonesia.kaskus memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri
dibandingkan dengan yang lain kelebihan-kelebihan tersebut antara lain
adalah :
- Kaskus berupa forum yang memiliki anggota terbesar diseluruh Indonesia dan member kaskus biasanya membuat thread paling update sehingga anda tidak ketinggalan jaman.
- The Lounge menyediakan banyak artikel unik yang sebelumnya mungkin banyak orang yang tidak mengetahuinya.
- CCPB mempermudah kita untuk mencari software serta jamunya(crack)
- Kaskus merupakan forum asli buatan Indonesia
- Dalam FJB ( forum jual-beli) kaskus menyediakan berbagai barang dalam berbagai bentuk dan rupa, baik baru maupun bekas.
- Emoticon serta member kaskus.us sangat lucu dan humoris. Emoticon lucu ini mampu membuat members terbebas dari rasa bosan dan jenuh karena tidak hanya disuguhi tulisan kaku, tetapi ada emoticon gerak.
- Kaskus.us menyediakan subforum yang sangat banyak. Sehingga dapat membuat para membernya nyaman dan lebih kreatif.
- Kaskus.us dapat menjadi forum kebersamaan serta komunitas tertentu.
- Dan yang paling penting adalah mayoritas member kaskus.us merupakan orang asli Indonesia yang sangat mendukung kemajuan negri tercinta ini.
Selain itu kaskus.us juga selalu mengembangkan inovasi terbaru. Inovasi
ini antara lain adalah dengan berkerja sama dengan inTouch Innovate
Indonesia dengan menghadirkan aplikasi Kaskus ODP, sehingga memberi
keleluasaan kepada Kaskuser saat mengakses aplikasi melalui ponsel
berbagai tipe dan merk. Dan sejak diluncurkanya aplikasi kaskus ODP ini,
jumlah pengakses kaskus mobile selalu meningkat.
Sumber :
http://konsep-e-business.blogspot.com/2013/02/strategi-e-business_25.html
http://ldse-bussiness.blogspot.com/2013/03/part-5-strategi-e-business.html
http://thamaeis.blogspot.com/2014/11/strategi-dan-implementasi-e-business.html
http://fatlyrisky.blogspot.com/2013/01/5-perusahaan-e-business-terbaik-di.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar